Suku Komering Punya Legenda "Putri Tangguk", Simak Disini Ceritanya

Selasa 27-06-2023,13:27 WIB
Reporter : Cakmud
Editor : Cakmud

Kisah cinta Putri Tangguk dan Kemuning menjadi legenda yang dikenang oleh suku Komering. 

Cerita ini mengajarkan nilai-nilai seperti cinta yang tulus, keberanian menghadapi rintangan, dan pentingnya mengikuti hati dan kebahagiaan pribadi, meskipun harus menghadapi penolakan dan tantangan dari orang lain.

BACA JUGA:Jangan Lupa Mampir, Ada Pindang Pegagan Rasa Kuahnya Bikin Nagih Terus! Lokasi di Martapura

Legenda Putri Tangguk suku Komering menggambarkan kekuatan cinta yang melampaui batas-batas sosial dan budaya, serta mengilhami orang-orang untuk mempertahankan hak mereka dalam memilih pasangan hidup tanpa memandang perbedaan latar belakang suku atau budaya.

Legenda ini menjadi bagian penting dalam sejarah dan budaya suku Komering.

Dengan demikian, asal usul suku Komering terkait erat dengan sejarah dan perkembangan wilayah Sumatera Selatan, serta interaksi dengan suku-suku lain di sekitarnya. 

BACA JUGA:Ini Dia Tempat Wisata di Sumatera Selatan yang Bikin Ngangenin! Cocok untuk Liburan Idul Fitri

Suku Komering memiliki identitas budaya yang unik dan menjadi bagian integral dari keberagaman etnis di Indonesia.

Suku Komering adalah salah satu suku bangsa yang mendiami wilayah Provinsi Lampung, Indonesia. Asal usul suku Komering terkait erat dengan sejarah dan perkembangan wilayah Lampung sebagai wilayah yang kaya budaya dan etnis yang beragam.

Suku Komering merupakan bagian dari suku bangsa Lampung yang memiliki keunikan budaya dan bahasa mereka sendiri. 

BACA JUGA:Tim Esports OKU Rebut 2 Trophy Kejuaraan Piala Walikota Lubuklinggau

Mereka mendiami wilayah yang secara historis terletak di sekitar sungai Komering, salah satu sungai terpanjang di Provinsi Lampung. 

Komering terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu Komering Ulu dan Komering Ilir, yang dibedakan berdasarkan letak geografis mereka di sepanjang aliran sungai Komering.

Asal usul suku Komering dapat ditelusuri ke zaman pra-sejarah ketika wilayah Lampung masih dihuni oleh suku-suku pribumi yang bermukim di daerah tersebut.

BACA JUGA:Tampil Menawan, Irit Bahan Bakar, Suzuki Celerio 2023 Kini Makin Menantang

Pada masa lampau, wilayah Lampung menjadi jalur perdagangan penting antara wilayah Sumatera dengan pulau-pulau lain di Nusantara, sehingga banyak kelompok etnis yang berinteraksi dan menetap di daerah tersebut.

Kategori :