Maut Setelah Panggilan Telepon
Tragedi ini bermula dari adu mulut melalui sambungan telepon. Cekcok jarak jauh itu rupanya belum menuntaskan amarah DE.
Selanjutnya pelaku yang sudah terbakar api cemburu mendatangi kediaman korban di Dusun Sungai Tebu, Desa Gunung Terang, pada Selasa malam, 31 Maret 2026.
Pertengkaran hebat pecah di lokasi. Dalam puncak emosinya, DE menghujamkan sebilah pisau ke paha kiri korban.
Teriakan histeris M sempat didengar oleh tetangganya, Sukinda. Saat saksi tiba, M sudah tergeletak dengan luka menganga, sementara sebilah pisau kayu berlumuran darah tertinggal di sampingnya.
Dalam sisa kekuatannya sebelum tak sadarkan diri, M sempat membisikkan nama jagal yang menyerangnya. "Itu buk D, saya mau dibunuh D," rintihnya. M meninggal dunia tak lama kemudian akibat pendarahan hebat.
Pengejaran Lintas Kabupaten
Usai menghabisi mantan istri sirinya, DE menghilang. Tim gabungan Satreskrim Polres OKU Timur dan Polsek Madang Suku I harus melacak jejak pelaku hingga ke wilayah Desa Lawang Agung, Muara Dua Kisam.