Aktivitas Seru Hingga Cek Kesehatan Gratis Hadir di Akhir Pekan Festival Kota Lama Semarang 2023

Aktivitas Seru Hingga Cek Kesehatan Gratis Hadir di Akhir Pekan Festival Kota Lama Semarang 2023

Layanan medical check up gratis dalam bentuk layanan konsultasi dokter dan pemeriksaan kesehatan yang komprehensif mulai dari pengecekan kesehatan secara umum hingga pengecekan khusus seperti diabetes dan kolesterol--

SEMARANG, OKUTIMURPOS - Pada tahun ke-12, Festival Kota Lama Semarang mengambil tema "Heritage in Harmony” menjadi lorong waktu yang membangkitkan keanekaragaman budaya khas Kota Semarang yang tetap terakulturasikan hingga saat ini.

Festival ini menampilkan beragam keindahan, termasuk seni tari yang memukau, hidangan kuliner legendaris dari seluruh nusantara, pertunjukan atraksi budaya, dan berbagai kegiatan komunitas yang meramaikan Kota Lama.

Berbagai keseruan FIFGROUP Jelajah Kota di Festival Kota Lama Semarang siap menemani pengunjung dalam menghabiskan libur pekan ini.

Beragam kuliner dari 50 tenant kuliner legendaris nusantara yang dihadirkan JIISCOMM Culinary sebagai event organizer siap memanjakan lidah pengunjung.

Panitia tidak memungut biaya untuk masuk ke arena makanan atau hiburan, namun semua tenant kuliner tetap dapat dinikmati dengan harga terjangkau.

Selain pesta kuliner, sejumlah acara menarik turut meramaikan jalannya Festival Kota Lama Semarang di hari ketiga, mulai dari Calligraphy Painting Workshop yang dihadirkan oleh AMITRA sebagai layanan pembiayaan porsi Haji, paket Umroh, dan pembiayaan produk syariah dari FIFGROUP hingga kegiatan layanan Medical Check Up gratis berkolaborasi dengan Asuransi Astra.

Melestarikan Budaya Seni Islami lewat Kreativitas

AMITRA menyelenggarakan Writing Calligraphy Workshop sebagai bentuk pelestarian salah satu seni budaya Islam, yaitu Kaligrafi. Penulisan Kaligrafi dalam ajang Festival Kota Lama Semarang 2023 diikuti oleh para pengunjung yang hadir di Booth FIFGROUP Jelajah Kota dan para komunitas Semarang dengan menghadirkan seorang mentor yang akan memandu para peserta dalam proses pembuatan kaligrafi.

Oleh karena itu, para peserta tidak hanya memiliki kesempatan untuk mencoba mengukir seni Kaligrafi di atas kanvas, tetapi mereka juga diberikan bimbingan dan panduan oleh seorang mentor berpengalaman.

Hal ini membantu mereka mengembangkan keterampilan dan mendalami estetika seni Kaligrafi dengan lebih baik. Para peserta Writing Calligraphy Workshop ini datang dari berbagai kalangan masyarakat kota Semarang.

Bahkan, banyak orang tua yang juga turut berpartisipasi dalam acara ini, membawa serta anak-anak mereka. Kegiatan ini membantu mendorong masyarakat dalam memiliki pemahaman tentang seni budaya Islami, terutama Kaligrafi sejak usia dini.

Jawa Tengah Area Department Head FIFGROUP, Roy Paham Manurung yang turut hadir dan menyaksikan jalannya workshop mengatakan, Dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembuatan Kaligrafi, kami berharap dapat membangun apresiasi yang lebih dalam terhadap keindahan seni Islam ini.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah interaksi antar generasi, di mana anak-anak dapat belajar dari pengalaman para orang tua mereka Semua ini berkontribusi pada pembentukan ikatan keluarga yang kuat dalam menjaga dan memelihara warisan budaya seni Islami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: