Harapan Publik dan Arah Demokrasi ke Depan
Beni Susanto, SH (Pengamat Demokrasi--
Tantangan lainnya adalah meningkatnya kompleksitas informasi di ruang publik. Di satu sisi, keterbukaan informasi memperkuat partisipasi dan pengawasan publik. Namun di sisi lain, arus informasi yang tidak selalu terverifikasi dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap demokrasi.
Dalam konteks ini, penguatan literasi politik dan digital menjadi kebutuhan mendesak agar demokrasi tetap berjalan dalam koridor rasional dan konstruktif.
Demokrasi juga menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas dan kebebasan.
Publik mengharapkan demokrasi yang mampu menjamin kebebasan berpendapat sekaligus menjaga ketertiban dan kepastian hukum.
Keseimbangan ini menjadi penting agar demokrasi tidak terjebak dalam ekstrem prosedural yang mengabaikan efektivitas pemerintahan, maupun dalam pendekatan pragmatis yang mengurangi ruang partisipasi publik.
Menjawab harapan publik, arah demokrasi ke depan perlu bergerak dari sekadar prosedural menuju partisipatif dan kolaboratif. Demokrasi partisipatif menempatkan masyarakat tidak hanya sebagai objek kebijakan, tetapi sebagai subjek yang terlibat dalam proses perumusan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan publik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

