OKUTIMURPOS.COM – Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU) Timur bersama pemangku kepentingan terkait berhasil mencegah potensi munculnya 116 titik api (hotspot) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polres OKU Timur sepanjang periode Juli hingga Agustus 2026.
Sebanyak 116 titik rawan tersebut tersebar di beberapa area prioritas, yakni Kecamatan Madang Suku I, Belitang II, Martapura, Buay Madang, Madang Suku II serta Semendawai Suku III.
Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara mengapresiasi kinerja seluruh personel lapangan, personel TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur serta partisipasi aktif warga dalam menekan potensi kebakaran lahan.
BACA JUGA:Tersangka dugaan Korupsi Pengadaan Pompa Karhutla Sekabupaten Musi Rawas Utara
"Alhamdulillah, sampai saat ini kita berhasil mencegah timbulnya 116 titik api. Ini tidak lepas dari sinergitas aparat dan tingginya kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar," ujar AKBP Lalu Hedwin, Rabu, 19 Agustus 2026.
BACA JUGA:Api Cemburu di Balik Pembunuhan IRT Gunung Terang: Pernikahan Siri yang Berujung Maut
Strategi Pencegahan dan Penegakan Hukum
Dalam penanganan Karhutla di wilayah OKU Timur, jajaran kepolisian menerapkan empat langkah taktis utama:
1. Patroli Terpadu
Menerjunkan tim gabungan bersama TNI, BPBD dan jajaran pemangku kepentingan di zona rawan.