Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberagaman bukan sekadar realitas sosial, tetapi aset strategis dalam menjaga keamanan wilayah.
“Keberagaman adalah kekuatan kita bersama. Saya hadir bukan hanya sebagai Kapolda, tetapi sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Selatan. Mari kita jaga kerukunan dan keamanan wilayah ini,” ujar Kapolda.
Selanjutnya Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat Hindu untuk terus bersinergi dengan Polda Sumsel dalam menjaga kamtibmas, terutama menjelang kegiatan keagamaan besar.
Kunjungan ini mempertegas arah kebijakan Polda Sumsel yang mengedepankan community policing, yaitu: membangun kepercayaan publik, memperkuat jejaring sosial masyarakat dan meningkatkan deteksi dini konflik.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan, terutama di wilayah dengan keberagaman tinggi seperti Sumatera Selatan.
Sementara Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi.
BACA JUGA:Ramadan 1447 H, Bupati Lanosin Kembali Salurkan Bantuan Sosial di Madang Suku I
“Polda Sumsel hadir untuk seluruh elemen masyarakat. Pendekatan humanis yang dilakukan Kapolda menjadi langkah konkret memperkuat stabilitas keamanan berbasis kebersamaan,” jelasnya.
BACA JUGA:Daging Sapi Bumbu Bali Sederhana, Lezat untuk Menu Makan Malam
Kehadiran Kapolda Sumsel di tengah komunitas Hindu Bali bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi pesan kuat bahwa Polda Sumsel menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi dan menjaga stabilitas nasional dari tingkat daerah.