Selain penyerahan bantuan secara simbolis, kegiatan juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama. Suasana kebersamaan tampak hangat saat para undangan berbaur dengan para guru ngaji, menciptakan momentum silaturahmi yang penuh makna.
Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur yang diwakili oleh Ketua Pokja 1 sekaligus Kabag Kesra Setda Kab OKU Timur, H. Sigit Pramono, S.E., M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
_“Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat pembangunan karakter masyarakat, sejalan dengan visi Kabupaten OKU Timur yakni Maju Lebih Mulia,” ungkapnya._
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai suksesnya peringatan Hari Guru Ngaji dengan semangat kebersamaan dan kepedulian.
Hari Guru Ngaji yang diperingati setiap 16 Maret merupakan inisiatif DPW BKPRMI Sumatera Selatan sebagai bentuk penghormatan kepada KH. As’ad Humam, pencetus metode Iqro yang lahir pada 16 Maret 1933. Metode tersebut hingga kini menjadi rujukan utama dalam pembelajaran Al-Qur’an bagi santri pemula.
Selain di Zona Kecamatan Belitang Madang Raya, bantuan bingkisan juga didistribusikan kepada para guru ngaji di beberapa zona lainnya, yakni Zona Kecamatan Buay Madang yang telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Maret 2026 yang lalu serta rencananya akan dilanjutkan di Zona Kecamatan Semendawai Suku III dan Zona Kecamatan Martapura.
Pada peringatan Hari Guru Ngaji Nasional Tahun 2026 di Kabupaten OKU Timur ini, telah berhasil dihimpun 149 paket bingkisan dari berbagai donatur seperti Kapolres, Ketua TP PKK, Ketua DWP, perangkat daerah, perbankan dan berbagai donatur lainnya di Kabupaten OKU Timur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perhatian terhadap para guru ngaji semakin meningkat, sehingga mereka dapat terus berperan dalam membina generasi yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an. (clau)