Polda Sumsel Bersama Ulama dan Umara Siap Kawal Sinergi Modernisasi Beragama

Jumat 20-02-2026,19:44 WIB
Reporter : redokutpos
Editor : redokutpos

MUI juga mendukung sinergi antara ulama dan umara agar perbedaan pandangan keagamaan tidak berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

 

Sementara itu, perwakilan LDII menyatakan komitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan karakter kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial yang positif dan bertanggung jawab.

 

Sedangkan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menyambut baik seluruh masukan dan komitmen para tokoh agama. 

 

 

Ia menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan mengedepankan prinsip netralitas serta pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

 

Kapolda juga menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik yang berkeadilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Polda Sumsel membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat.

 

“Bapak Kapolda menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian serius dan akan dikomunikasikan dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik yang berkeadilan. Kami berharap silaturahmi ini terus terjalin demi menjaga harmoni sosial di Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya di Ruang Delegasi Lt. 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Jumat siang 20 februari 2026).

 

Dalam audiensi tersebut turut hadir Pejabat Utama Polda Sumsel, antara lain Karo SDM, Dir Binmas, dan Dir Intelkam. Dari unsur tokoh agama hadir perwakilan Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang tergabung dalam FKUB Sumatera Selatan.

Kategori :