Lapas Martapura Hadiri Kenal Pamit Kakanwil Ditjenpas Sumsel
Lapas Martapura Hadiri Kenal Pamit Kakanwil Ditjenpas Sumsel--
Palembang – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan menggelar acara kenal pamit Kepala Kantor Wilayah pada Rabu (4/11/2026) bertempat di Grand Atyasa Convention Center Palembang. Kegiatan ini menjadi momentum pergantian kepemimpinan dari Yulius Sahruzah kepada Gun Gun Gunawan sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarjajaran pemasyarakatan di wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah lama dan baru beserta istri, pejabat struktural Kanwil Ditjenpas Sumsel, serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sumatera Selatan. Kepala Lapas Kelas IIB Martapura, Farizal Antony, turut hadir sebagai bagian dari jajaran UPT Pemasyarakatan yang mengikuti kegiatan tersebut.
Acara diawali dengan prosesi penyambutan melalui pengalungan rantai melati kepada Yulius Sahruzah dan Gun Gun Gunawan, serta pemberian buket kepada masing-masing istri. Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan Tari Tanggai oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Palembang yang turut memperkenalkan kekayaan budaya daerah Sumatera Selatan.
Dalam rangkaian acara tersebut, ditayangkan video perjalanan tugas Yulius Sahruzah selama menjabat sebagai Kakanwil Ditjenpas Sumsel, dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan pegawai. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian dan kebersamaan yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya.
Pergantian kepemimpinan juga ditandai dengan penyampaian sambutan oleh Yulius Sahruzah dan Gun Gun Gunawan. Kakanwil yang baru turut memperkenalkan diri bersama istri sebagai bagian dari awal pelaksanaan amanah kepemimpinan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sumsel. Momentum tersebut diharapkan menjadi awal yang baik dalam melanjutkan program kerja serta menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cinderamata kepada Yulius Sahruzah, pemasangan rumpak dan tanjak, serta prosesi pemberian ucapan selamat kepada kedua pejabat. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan prosesi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan pengantaran kepada pejabat lama beserta istri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: liputan langsung