KemenPU: Penanganan Jalan dan Jembatan terus Dilakukan untuk Memulihkan Akses Wilayah Terdampak
Foto: dok KemenPU - Penanganan Jalan dan Jembatan Wilayah Tedampak Bencana Alam--
OKUTIMURPOS.COM - Menteri PU menyebutkan bahwa Kementeriannya terus melakukan penanganan jalan dan Jembatan untuk memulihkan akses wilayah terdampak bencana alam.
Menteri PU Dody Hanggodoe juga menyamapaikan, Sebagai bagian dari pemulihan pascabencana, pemerintah melanjutkan penanganan permanen infrastruktur jalan dan jembatan di Provinsi Aceh guna memulihkan kembali konektivitas antarwilayah.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, penanganan mulai dilakukan secara bertahap sebanyak 20 unit Jembatan dan 68 titik longsoran.
Penanganan 8 Jembatan Dilakukan pada Januari 2026 diantaranya yaitu Jembatan Kr. Meureudu, Kab. Pidie, Jembatan Kr. Tingkeum dan Teupin Mane, Kab. Bireuen, Jembatan Ulee Langa, Kab. Aceh Utara, Jembatan Kr. Beutong, Kab. Nagan Raya, Jembatan Pelang, Kab. Aceh Tengah dan Jembatan Mengkudu I dan Pante Dona, Kab. Aceh Tenggara.
Berikutnya sebanyak 30 Longsoran Ditangani Selama Bulan Januari 2026 diantaranya1 titik longsoran di Kabupaten Aceh Tamiang, 2 titik longsoran di Kabupaten Nagan Raya, 18 titik longsoran di Kabupaten Bener Meriah, 7 titik longsoran di Kabupaten Aceh Tengah, 1 titik longsoran di Kabupaten Gayo Lues serta 1 titik longsoran di Kabupaten Aceh Tenggara.
Menteri PU Dody Hanggodo menyebutkan, Sesuai arahan Presiden Prabowo penanganan jembatan menjadi prioritas utama dalam tahap awal pascabencana guna memastikan tidak ada wilayah yang terisolasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

